Tujuan Administrasi Keuangan

Posted on

 kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita kan membahas tentang Tujuan – Tujuan Administrasi Keuangan yang Akan Kita Bahas seperti yang ada di bawah ini.

tujuan administrasi keuangan

Tujuan Administrasi Keuangan

  1. Administrasi keuangan bertujuan untuk mewujudkan suatu tertib administrasi keuangan, sehingga pengurusannya bisa dipertanggung
  2. jawabkan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.
  3. Tujuan administrasi keuangan sekolah itu sendiri adalah mewujudkan
  4. Penyelenggaraan pendidikan yang dikerjakan secara efisien,
  5. Terjaminnya kelangsungan hidup dan perkembangan sekolah,
  6. Tercegahnya kekeliruan, kebocoran atau penyimpangan penggunaan dana,
  7. Terjaminnya akuntabilitas perkembangan sekolah

Pada umumnya tujuan administrasi keuangan iyalah untuk memproses dan juga mengelola data keuangan perusahaan atau organisasi untuk mewujudkan suatu tata administrasi keuangan, sehingga pengurusannya dapat di pertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Dibawah ini adalah beberpa Tujuan administrasi keuangan antara lain seperti :

  • Memperlancar proses keluar masuknya uang
  • Mempermudah transaksin uang
  • Adanya bukti transaksi
  • Dapat Mengetahui kondisi / keadaan keuangan di suatu perusahaan dalam periode tertentu
  1. Mengendalikan Arus Kas

Berbicara arus kas: berbicara keperluan jangka pendek perusahaan. Rumusnya: arus kas harus lancar. Jika tidak lancar, wajib dibikin lancar. Bagaimanapun caranya, selama diperbolehkan.

Arus kas banyak manfaatnya. Banyak juga cara mengendalikannya. Bisa diatur dengan mengontrol pengeluaran operasional rutin. Seperti pembayaran penghasilan pegawai, beban listrik dan telepon, pembelian materi baku, dan rutinitas yang rutin lainnya. Yang rutin mengabiskan uang.

Melihat pos-pos pengeluaran mana yang sanggup ditekan. Penggunaannya. Dan juga menambah pengeluaran yang dinilai mempersembahkan dampak yang terbaik bagi perusahaan. Memdiberikan keuntungan yang besar.

Baca Juga:  Administrasi Perkantoran

Baca Juga: Administrasi – Pengertian, Unsur, Ciri, Fungsi, Tujuan

  1. Meterbaikkan Keuntungan

Seorang manajer keuangan dituntut untuk dapat memperoleh keuntungan sebesar mungkin dengan sumber daya yang ada, Baik itu untuk jangka pendek ataupun  dalam jangka panjang.

Keputusan jangka panjang berafiliasi dengan investasi perusahaan.

Pemilihan investasi Dan atau juga kombinasi investasi Harus diperhitungkan dengan jeli Tahap penting ini kita butuhkan adalah administrasi keuangan.

  1. Melakukan Efisiensi

Setinggi dan sebesar apapun angka penjualan di suatu perusahaan, dan pemasukan nya pun akan terasa tidak istimewa jika pengeluaran yang dilakukan juga tinggi atau Bahkan lebih tinggi dari pemasukan.

Banyak cara dan metode dalam melaksanakan efisiensi. Bisa dengan eksklusif melaksanakan pemangkasan biaya-biaya pada pos-pos tertentu yang dirasa kurang mempersembahkan donasi terbaik. Bisa dengan pemilihan metode akuntansi yang ada. Bisa dengan menentukan kebijakan pendanaan atau pengadaan aktiva menyerupai pembelian secara kredit (bunga) ataupun tunai (potongan).

  1. Kelangsungan Hidup Perusahaan

Prinsip akuntansi dikenal dengan istilah going concern. Prinsip going concern mengartikan bahwa suatu perusahaan dapat beroperasi secara terus – menerus tidak akan pernah berhenti.

Tugas administrasi keuangan ialah dengan memastikan, mendorong dan memfasilitasi dengan keuangan biar tiruana itu terjadi melalui dana-dana yang dikelolanya.

Baca Juga: Pengertian Administrasi Keuangan, Manfaat, Fungsi, dan Petugasnya

Manajemen keuangan biasanya dituntut untuk dapat mengambil keputusan – keputusan yang akan ditempuh dengan berasaskan pada masa depan perusahaan dimasa yang akan datang.

  1. Mengurangi Resiko Operasional

Ketika perusahaan sedang beroperasi, berproduksi, beraktivitas rutin menyerupai biasa. Mungkin tanpa disadari terdapat banyak resiko yang terus mengikutinya. Resiko fisik ataupun resiko keuangan.

Penjualan barang secara kredit misalnya, Disana terdapat resiko piutang yang tidak tertagih.

Baca Juga:  Ekonomi Syariah

Selain itu, Bahan baku tertentu umurnya tidak tahan lama Jika tidak segera diproduksi kondisinya tidak terbaik. Jika kemudian digunakan: mempengaruhi kualitas output yang dihasilkan.

Semua tahapan  operasional pada suatu perusahaan dari pertama hingga sampai dengan akhir, sampai penjualan benar – benar dapat dinikmati harus dilakukan dengan kontrol yang rutin dan hati – hati dpat untuk menghindari semua kemungkinan resiko yang ada.

Koordinasi dengan administrasi lain khusunya administrasi operasional atau produksi benar-benar terjalin baik. Komunikasi terkena kebutuhan keuangan operasional harus inten dilakukan.

  1. Mengontrol Struktur Modal

Struktur modal perusahaan ialah perbandingan atau proprosi antara pertolongan dan modal perusahaan yang akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

Pada struktur modal perusahaan, bunga obligasi sanggup mempengaruhi nilai perusahaan. Semakin tinggi baiya obligasi (bunga), bahkan melibihi dari yield (penghasilan) dari pemegang saham, maka nilai perusahaan akan turun lantaran ada kemungkinan investor akan menjual sahamnya kemudian ditukar dengan obligasi yang menghasilkan lebih besar.

Bahwa tujuan administrasi keuangan ialah untuk menaikkan nilai saham bukan berarti harus mengorbankan para kreditur atau pemegang obligasi.

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan tentang Tujuan – Tujuan Administrasi Keuangan yang telah kita bahas seperti yang ada diatas. semoga dapat bermanfaat untuk teman teman sekalian. Terima Kasih.