Pertumbuhan Ekonomi – Pengertian, Teori, dan Faktornya

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian pertumbuhan ekonomi, teori serta faktor – faktor yang mempengaruhinya yang akan kita bahas seperti yang ada dibawah ini.

Definisi Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi adalah proses perubahan kondisi ekonomi yang konstan di suatu negara yang mengarah pada kondisi yang lebih baik untuk periode waktu tertentu. Pertumbuhan ekonomi juga dapat digambarkan sebagai proses peningkatan kapasitas produksi dalam suatu ekonomi, yang berkembang menjadi peningkatan pendapatan nasional. Pembentukan pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat.

 

pertumbuhan ekonomi

Teori Pertumbuhan Ekonomi

  1. Teori klasik

Pertumbuhan dengan teori klasik ini telah berkembang sejak abad ke-17. Ada dua tokoh yang sangat mempengaruhi pemikiran teori klasik ini, Adam Smith dan David Ricardo.

Teori pertumbuhan ekonomi setelah Adam Smith

Adam Smith adalah orang klasik yang telah banyak berbicara tentang teori ekonomi, salah satunya adalah pertumbuhan. Ditulis dalam bukunya Pemeriksaan Alam dan Penyebab Penderitaan Bangsa (1776).

Deskripsi Adam Smith tentang bagaimana pertumbuhan dapat dianalisis oleh dua faktor, faktor produksi keseluruhan dan faktor pertumbuhan populasi.

Perhitungan kinerja keseluruhan dapat diterapkan pada tiga variabel: sumber daya alam, sumber daya manusia dan stok modal. Ketika faktor kedua adalah pertumbuhan populasi, ini dilakukan dalam menentukan area pasar dan pertumbuhan ekonomi.

Teori pertumbuhan ekonomi setelah David Ricardo

David Ricardo merefleksikan pertumbuhan yang terkenal, yaitu tentang hukum pengembalian yang jatuh. David Ricardo sedang mempertimbangkan bagaimana pertumbuhan populasi dapat mempengaruhi penurunan produk marjinal karena keterbatasan lahan.

Menurut David Ricardo, peningkatan produktivitas tenaga kerja membutuhkan lebih banyak kemajuan teknologi dan akumulasi modal yang signifikan. Dengan cara ini, pertumbuhan ekonomi tercapai.

  1. Teori Neoklasik

Dalam teori neoklasik, dua tokoh dikenal, Joseph A. Schumpeter dan Robert Solow.

Pertumbuhan ekonomi setelah Joseph A Schumpeter

Menurut Joseph A Schumpeter, peran pengusaha dalam pembangunan dibahas dalam bukunya The Theory of Economic Development. Schumpeter mendefinisikan bahwa proses pertumbuhan pada dasarnya adalah proses inovasi yang dilakukan oleh inovator dan pengusaha.

Pertumbuhan ekonomi setelah Robert Solow

Robert Solow memiliki pendapat tentang pertumbuhan ekonomi, serangkaian kegiatan berdasarkan empat faktor utama: manusia, akumulasi modal, teknologi modern, dan produksi.

  1. Teori W. W. Rostov

Secara teoritis, W.W. Rostov telah membahas teori pertumbuhan dan pembangunan. Berbagai pemikirannya didefinisikan dalam salah satu bukunya yang berjudul Tahapan Ekonomi, Manifesto Non-Komunis.

Dalam buku itu, Rostov menggunakan pendekatan historis untuk menggambarkan proses pembangunan ekonomi suatu masyarakat.

Menurut teori ini, dalam suatu masyarakat proses pertumbuhan berlangsung secara bertahap, termasuk:

  • Masyarakat tradisional atau tradisional
  • Mulai persyaratan atau mulai persyaratan
  • Tahap awal atau take-off
  • Tahap menuju kedewasaan
  • Tingkat konsumsi tinggi
  1. Teori Karl Bucher

Menurut teori Karl Bucher, ada pendapat tentang tahapan perkembangan ekonomi yang terjadi dalam masyarakat. Tahapan pertumbuhan menurut Karl Bucher adalah:

  • Produksi dalam permintaan sendiri (rumah tangga tertutup).
  • Ekonomi termasuk dalam pasar (rumah tangga perkotaan) dalam bentuk pertukaran produk yang terus tumbuh.
  • Ekonomi nasional memiliki peran perdagangan yang semakin penting (anggaran negara).
  • Aktivitas perdagangan yang luas melintasi batas negara (anggaran global).

Baca Juga: Joint Venture – Pengertian, Ciri, Jenis, Peraturan, Manfaat

Cara Mengukur Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi di suatu negara dapat diukur dengan, misalnya, membandingkan produk nasional bruto (GNP) tahun berjalan dengan tahun sebelumnya dalam pengukuran nasional.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

  1. Sumber Daya Manusia

Dalam menentukan aspek yang sangat penting dari pertumbuhan suatu negara, yaitu perhitungan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang tersedia secara langsung untuk mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Kualitas sumber daya manusia tercermin dalam keterampilan, keterampilan kreatif, pelatihan dan pendidikan yang telah mereka miliki. Jika suatu negara memiliki sumber daya manusia yang sangat baik, berkualitas dan terlatih, outputnya berkualitas tinggi.

Namun, kekurangan tenaga kerja terampil dapat menghambat pertumbuhan, sementara surplus tenaga kerja mengarah ke sana

  1. Sumber Daya Alam

Sumber daya alam dapat mempengaruhi pertumbuhan suatu negara. Sumber daya alam adalah sumber daya yang sudah ada di alam, baik di darat maupun di bawah air.

Sumber daya alam yang telah ada di suatu negara sesuai dengan iklim dan kondisi lingkungan negara tersebut. Negara-negara dengan banyak sumber daya alam dapat melihat pertumbuhan yang baik dibandingkan dengan negara-negara dengan sedikit sumber daya alam.

  1. Pembentukan Modal

Pembentukan modal terdiri dari tanah, bangunan, mesin, listrik, transportasi dan alat komunikasi lainnya. Pembentukan modal adalah proses pembuatan semua produk yang dibuat oleh tangan manusia.

Pembentukan modal dapat meningkatkan ketersediaan modal untuk bekerja, dapat meningkatkan rasio modal atau tenaga kerja. Akibatnya, dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, yang dapat meningkatkan produksi dan pertumbuhan di satu negara.

  1. Pengembangan Teknologi

Teknologi memiliki jenis dan jenis instrumen teknis yang digunakan oleh sejumlah pekerja. Perkembangan teknologi telah berkontribusi pada peningkatan produktivitas dengan penggunaan sumber daya yang sangat terbatas.

Negara-negara yang telah menggunakan pengembangan teknologi dapat tumbuh pesat dibandingkan dengan negara-negara yang tidak menggunakannya. Memilih perkembangan teknologi yang tepat dapat memainkan peran penting dalam pertumbuhan.

  1. Faktor Sosial dan Politik

Faktor sosial didasarkan pada kebiasaan, tradisi, nilai-nilai dan kepercayaan di setiap negara dan dapat berkontribusi pada pertumbuhan.

Pertumbuhan juga dapat mempengaruhi kondisi politik di suatu negara. Jika kerangka kerja kebijakan saat ini di negara yang stabil berfungsi dengan baik dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat, itu juga dapat meningkatkan kinerja produksi.

Dengan cara ini, komunitas bebas akan berinovasi dan mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:

Demikian lah penjelasan tentang pengertian pertumbuhan, teori serta faktor – faktor yang mempengaruhinya yang sudah kita bahas diatas semoga dapat bermanfaat untuk teman teman seklaian. Terima Kasih