Pajak Bumi dan Bangunan – Penghitungan Beserta Contoh Soal

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kami akan membahan bagaimana cara penghitungan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Perda No. 2 tahun 2016 yang mengatur tentang Pajak Daerah

Pengertian dan contoh penghitungan PBB

Pajak bumi dan bangunan adalah pungutan wajib atas tanah dan bangunan yang berada dalam teritori suatu daerah atau Negara. Orang pribadi atau badan harus melunasi pembayaran paling lambat 6 bulan sejak diterima masa SPPT. SPPT adalah surat prmberitahuan pajak terutang yang wajib dibayar dalam satu tahun.

Subjek, Objek dan wp PBB

 Objek pajak pbb

Objek pajak pbb adalah Bumi atau bangunan yang dimiliki, dan dimanfaatkan oleh orang pribadi atau badan yang digunakan untuk kegiatan usaha ataupun tempat tinggal. Yang termasuk pengertian bangunan adalah sebagai berikut :
1. jalan lingkungan yang letak nya dalam suatu komplek bangunan seperti perumahan hotel, gudang pabrik yang merupakan kesatuan atas komplek dalam bangunan tersebut.
2. Jalan Tol
3. Kolam renang
4. Pagar mewah
5.  Gelanggang olahraga
6. Taman mewah
Yang tidak dikenakan objek pajak adalah
1. Bangunan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintahan.
2. Digunakan untuk melayani kepentingan umum missal nya rumah ibadah, penampungan sosial, kegiatan kesehatan, pendidikan dan kebudayaan daerah dan nasional yang tujuan nya tidak untuk mendapatkan keuntungan
3. Makam atau kuburan
4. hutan lindung, penangkaran hewan primata atau tumbuhan, wisata, taman nasional, taman pengembalaan yang di kelola oleh kabupaten atau desa dan tanah negara yang belum mendapatkan hak atau beban pajak

5.dipakai oleh perwakilan diplomatik dan konsulat atau tamu Negara berdasarkan peraturan yang telah di sepakati oleh kedua negara

Subjek Pajak

Subjek Pajak adalah badan dan atau orang pribadi yang mempunyai suatu hak atas bumi atau  mendapat  manfaat atas bumi atau memiliki hak kepemilikan, menguasai atau mendapat  manfaat atas bangunan yang di tempati.

Wajib Pajak PBB

1. Badan dan atau  orang pribadi yang secara utuh  memiliki suatu hak atas bumi atau memperoleh nilai guna atas bumi dan banguna yang dimiliki  sesuai dengan undang – undang pajak daerah yang telah di tetapkan dan disahkan oleh pemerntah daerah DPRD.
2. subjek pajak yang telah ditetapkan kepada wajib pajak oleh pejabat daerah terhadap suatu objek pajak tersebut.

pajak bumi dan bangunan

Penghitungan pajak bumi dan bangunan (PBB)

Penghitungan PBB

Berdasarkan Undang – Undang No. 12 tahun 1994 dasar penghitungan PBB adalah tarif 0,5% dikalikan nilai jual kena pajak (NJKP). NJKP di peroleh 20% dari nilai jual objek pajak (NJOP).

Keterangan yang digunakan dalam penghitungan PBB.

PBB                             : Pajak Bumi dan Bangunan

NJOP                          : NIlai Jual Objek pajak

NJKP                          : Nilai Jual Kena Pajak

NJOTKP                    : Nilai Jual Objek Tidak Kena Pajak

Seperti contoh NJOP pada objek pajak Rp 3.000.000. Maka besaran PBB yang harus dibayar adalah sebagai berikut

kita harus mengetahui dahulu berapa besar NJKP nya:
NJKP : 20 % x Rp 3.000.000 = Rp 600.000

lalu baru kita meghitung besar PBB  nya:
PBB : 0,5 % x Rp 600.000 = Rp 3.000

jadi besar PBB yang harus dibayar adalah Rp. 3000

 

Contoh soal.

Pak Samiun memiliki rumah seluas 50 meter persegi. Dengan luas tanah 100 meter persegi. Harga bangunan tempat tinggal Pak Samiun adalah Rp. 500.000 dan harga tanah sebesar Rp. 1.000.000. berapa PBB yang harus dibayar Pak Samiun?

Jawaban.  

Bangunan        : 50 M² X Rp. 600.000                       = Rp. 30.000.000

Tanah              : 100 M² X Rp. 1.100.000                   = Rp. 110.000.000

Jumlah Tanah dan Bangunan                                     = Rp. 140.000.000

 

NJKP : 20% X Rp. 140.000.000                   = Rp. 28.000.000.

PBB    : 0.5% X Rp. 28.000.000                    = Rp. 140.000

Jadi PBB yang harus dibayar oleh Pak Samiun adalah Rp. 140.000 / Tahun

 

Baca juga :Contoh Penghitungan PPH 21 Berdasarkan PTKP

 

Demikian lah contoh soal dan cara penghitungan pajak bumi dan bangunan (PBB). Semoga apa yang saya belikan dapat bermanfaat bagi teman – teman sekalian. Terima kasih telah mengunjungi situs kuliahpendidikan.com semoga dapan bermanfaat untuk kalian semua.