Pengertian Multikultural – Latar Belakang, Ciri, Bentuk Contoh

Posted on

Kuliahpendidikan.comPada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Multikultural Menurut Ahli, Latar Belakang, Karakteristik, Bentuk dan contohnya yang akan kita bahas seperti yang ada di bawah ini.

Pengertian Multikultural

Multikulturalisme adalah pandangan mengabaikan perbedaan dalam kehidupan orang-orang yang bertujuan untuk hidup bersama untuk menciptakan perdamaian, ketertiban, persatuan, dan persatuan.

Visi multikultural ini menggambarkan bahwa perbedaan itu alami dan harus diterima oleh semua kelompok untuk menghindari efek dinamika kelompok sosial dalam masyarakat.

 Masyarakat yang mengacu pada masyarakat yang menerima realitas yang lain dalam hal keragaman gender, ras, etnis, agama atau etnis, agama dan budaya dalam arti yang sama yang biasanya disebut juga dengan masyarakat Multikultural

pengertian multikultural

Pengertian Multikultural Menurut Para Ahli

Pendapat para ahli antara lain tentang definisi multikultural dibaca di bawah ini:

Lawrence Blum

Pemahaman multikultural, menurut Blum, adalah kepercayaan dalam bentuk ideologi untuk menerima perbedaan dalam agama, politik, etnis dan perbedaan lainnya. Baik secara individu atau dalam kelompok sosial tertentu.

Rifai Harahap

Definisi masyarakat multikultural adalah unit masyarakat yang didasarkan pada bentuk perbedaan dalam koeksistensi. Diharapkan bahwa koeksistensi yang terencana ini dapat mengatasi efek dari fenomena sosial, terutama konflik yang sering terjadi.

Azyumardi Azra

Dalam pendapatnya, konsep multikulturalisme adalah konsep Padigmas dalam hal kehidupan masyarakat yang didasarkan pada persatuan dan penghapusan perbedaan, baik perbedaan agama, politik, budaya, etnis, dan perbedaan lainnya.

Parekh

Definisi masyarakat multikultural adalah adanya kesepakatan dalam komunitas yang dibuat untuk mengantisipasi konflik sosial melalui kerja sama. Perjanjian tersebut memberikan peluang untuk beberapa perbedaan, seperti bea cukai dan bea cukai.

Menurut pemahaman masyarakat multikultural menurut para ahli sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa masyarakat multikultural adalah masyarakat bersatu karena perbedaan. Kesatuan komunitas dapat didasarkan pada sejarah, ideologi, atau keyakinan yang sama yang telah dialami. Definisi ini jelas menunjukkan bahwa masyarakat multikultural lebih fokus pada pencapaian tujuan bersama.

Latar Belakang Multikultural

Pembentukan masyarakat multikultural yang sifatnya dimotivasi oleh faktor-faktor berikut, termasuk faktor-faktor yang mendasari masyarakat multikultural, meliputi yang berikut:

Perbedaan Udara

Setiap daerah memiliki iklim iklim yang berbeda di suatu wilayah dengan daerah lain. Ini dipengaruhi oleh lokasi geografis dan topografi wilayah tersebut. Iklim memiliki pengaruh besar pada pola hidup dan budaya masyarakat.

Perbedaan iklim menyebabkan perbedaan pola hidup antara masyarakat di masing-masing daerah. Sebagai contoh, pola hidup orang-orang di daerah tropis berbeda dengan yang ada di daerah subtropis.

Baca Juga: Pengertian Kriminalitas – Ciri, Faktor, Dampak dan Contohnya

Bentuk Regional dan Renomena Alam.

Indonesia adalah negara kepulauan. Pulau-pulau tempat tinggal orang Indonesia terhubung oleh selat dan laut. Kondisi ml menyebabkan terbentuknya pluralisme penduduk Indonesia. Munculnya alam adalah segala sesuatu yang muncul di permukaan bumi atau alam. Fitur alami seperti dataran tinggi dan dataran rendah.

Lokasi Geografis

Lokasi geografis adalah lokasi suatu negara atau wilayah di permukaan bumi. Beberapa contoh Indonesia berada pada posisi persimpangan antara dua benua dan dua samudera. Karena lokasi ML yang strategis, banyak negara asing berhenti di kepulauan Indonesia. Akibatnya, terjadi akulturasi, asimilasi atau fusi, sehingga budaya di Indonesia menjadi semakin beragam.

Karakteristik Masyarakat Multikultural

Pembentukan masyarakat multikultural diawali dengan pembentukan masyarakat majemuk. Menurut teori dan karakter sosiologis. Salah satunya adalah Pierre L. van den Berghe, karakteristik masyarakat majemuk adalah sebagai berikut;

  1. Pengalaman segmentasi dalam kelompok dengan subkultur yang berbeda.
  2. Memiliki struktur sosial yang dimiliki bersama oleh lembaga yang tidak saling melengkapi.
  3. Kurangnya konsensus di antara anggota.
  4. Konflik relatif sering terjadi
  5. Integrasi biasanya terjadi karena paksaan

Karakteristik komunitas multikultural dalam bentuk karakteristik positif masyarakat majemuk, seperti toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan besar, inklusif. Kesadaran tinggi akan integrasi.

Baca Juga: Pengertian Gejala Sosial – Faktor, Jenis, Dampak, dan Contohnya

Bentuk Masyarakat Multikultural

Berdasarkan proses genesis, keragaman dalam masyarakat dapat dihasilkan melalui proses alami dan proses buatan. Keragaman yang dirujuk oleh tipe masyarakat multikultural ini adalah sebagai berikut:

  • Keragaman rasial menunjukkan pengelompokan manusia berdasarkan karakteristik fisik dan fisik.
  • Keragaman agama merujuk pada berbagai agama di gereja. Hingga hari ini, pemerintah Indonesia mengakui agama yang telah berkembang di Indonesia. Namun, masih ada berbagai vonis lokal di Indonesia, dengan beberapa kelompok etnis berpegang teguh pada mereka.
  • Keragaman etnis / etnis menunjukkan kelompok orang yang memiliki latar belakang budaya yang sama dan kesadaran serta identitas. Faktor-faktor yang membedakan antara satu kelompok etnis dan kelompok etnis lainnya adalah daerah asal, sistem kekerabatan, bahasa dan seni lokal.
  • Berbagai pekerjaan / mata pencaharian. Suatu profesi terkait dengan kemampuan khusus seseorang. Profesi adalah kegiatan individu untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Berdasarkan J.S. Konfigurasi dan Komunitas Furnivall membedakan masyarakat dalam empat kategori / cara:

  1. Masyarakat majemuk dengan mayoritas dominan. Ini terdiri dari serangkaian kelompok yang mendominasi baik dalam hal jumlah dan dampak kelompok lain dalam kekuatan kompetitif yang tidak seimbang.
  2. Masyarakat majemuk dengan minoritas dominan berarti bahwa minoritas memiliki keunggulan kompetitif yang mendominasi berbagai aspek kehidupan, seperti politik dan ekonomi masyarakat.
  3. Menggabungkan masyarakat dengan kompetisi yang seimbang, yang terdiri dari seperangkat komunitas dengan daya saing dan seimbang.
  4. Masyarakat yang terfragmentasi terfragmentasi terdiri dari kelompok-kelompok etnis kecil, sehingga tidak menempati posisi dominan dalam aspek kehidupan masyarakat, seperti aspek politik dan ekonomi.

Baca Juga: Pengertian Lembaga Keluarga – Ciri, Jenis, Fungsi, dan Contohnya

Contoh Multikultural.

Keragaman sosiokultural di Indonesia adalah fakta sosial yang dapat berfungsi sebagai contoh masyarakat multikultural. Oleh karena itu, keanekaragaman budaya, kelompok etnis, kelompok dan agama di Indonesia harus dilihat sebagai sumber kekayaan dan bukan sebagai masalah potensial di Republik Indonesia.

Berbagai kelompok etnis di Indonesia dan produk budaya adalah unit yang menunjukkan identitas bangsa secara keseluruhan. Masyarakat dunia mengenal Tari Kecak dari Bali, Tari Saman dari Aceh, Tari Merak dari Jawa Barat dan tarian daerah lainnya sebagai bagian dari budaya Indonesia.

Mengingat kenyataan orang yang hidup di tengah-tengah perbedaan, gesekan antar kelompok dapat menyebabkan masalah. Namun, setiap anggota masyarakat harus menjaga hubungan yang harmonis untuk mewujudkan cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagaimana ditetapkan dalam peraturan Pancasila ke-3.

Beberapa perbedaan dalam masyarakat ini harus dilihat sebagai hal yang positif, karena mereka mewakili instrumen terpadu untuk pertahanan Republik Indonesia, mereka menjadi identitas bangsa dan membentuk dasar dari sikap nasionalisme.

Ketika setiap individu / kelompok dapat memahami perbedaan etnis, budaya, kelas dan agama, inklusi sosial tercipta. Selain itu, karena perbedaan horizontal, tidak ada perselisihan dan perselisihan yang terjadi antara individu / kelompok. Karena itu, moto “persatuan dalam keberagaman” dapat diwujudkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan diatas tentang Pengertian Multikultural semoga dapat beguna dan juga bermanfaat untuk teman teman sekian. Terima Kasih.