Pengertian Migrasi

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian migrasi, Faktor, Penyebab, dan Dampak nya yang akan kita bahas dan jelaskan seperti yang ada di bawah ini.

Pengertian Migrasi

Ada dua jenis perpindahan penduduk yang terjadi di masyarakat.

  •   Migrasi Vertikal

Pengertian Migrasi Vertikal yaitu, perpindahan status manusia dari kelas bawah ke kelas menengah, dari rendah ke tinggi, atau sebaliknya.

  •   Migrasi Horisontal

Pengertian Migrasi Horizontal yaitu, pergerakan ruang atau geografis dari satu tempat ke tempat lain. Peristiwa ini sering disebut sebagai migrasi, meskipun tidak semua gerakan horizontal disebut sebagai migrasi.

Fenomena migrasi termasuk ke dalam mobilitas penduduk, yang tidak dapat dipisahkan dari seluruh proses perubahan dalam kehidupan ekonomi dunia. Migrasi adalah pergerakan orang dengan tujuan membangun diri dari satu tempat ke tempat lain melintasi batas politik atau melintasi batas negara. Pada tingkat yang lebih makroekonomi, kegiatan ini berada dalam kerangka peta perubahan dalam hubungan global, baik dari segi ekonomi, sosial, budaya dan politik.

dampak migrasi

Faktor Terjadinya Migrasi

Ini adalah beberapa faktor yang mendorong migrasi.

Faktor Pendorong

Ini adalah beberapa faktor yang mendorong migrasi di daerah asal:

  1. Sumber daya alam semakin langka, yang mengurangi permintaan komoditas tertentu yang bahan bakunya semakin sulit diperoleh, seperti produk pertambangan, kayu atau produk pertanian.
  2. Mengurangi pekerjaan di tempat asal melalui munculnya teknologi dengan mesin.
  3. Ada tekanan politik, agama atau etnis atau diskriminasi di daerah asal.
  4. Tidak lagi sesuai dengan kebiasaan, budaya dan kepercayaan di tempat asal.
  5. Alasan untuk pekerjaan atau pernikahan yang menyebabkan mereka tidak dapat mengembangkan karir pribadi.
  6. Bencana alam, baik banjir, kebakaran, gempa bumi, musim kemarau yang panjang atau wabah penyakit.
Baca Juga:  Pengertian Demografi

Sebagian besar migrasi dilakukan untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik daripada daerah asal. Selain pendorong yang menyebabkan daerah target untuk bermigrasi, mereka juga memainkan peran penting sebagai salah satu faktor yang menyebabkan migrasi.

Baca Juga: Pengertian Multikultural – Latar Belakang, Ciri, Bentuk Contoh

Faktor yang Menarik

Ini adalah beberapa atraksi yang mendorong migrasi:

  1. Ada perasaan superioritas di tempat baru atau peluang untuk menemukan pekerjaan yang cocok.
  2. Peluang untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik.
  3. Kemungkinan pendidikan universitas
  4. Kondisi lingkungan dan kondisi kehidupan yang menyenangkan, misalnya: iklim, perumahan, sekolah dan fasilitas masyarakat lainnya.
  5. Jauhkan dari orang-orang yang diharapkan menjadi tempat perlindungan
  6. Kehadiran kegiatan di kota-kota besar, tempat hiburan, pusat budaya sebagai magnet bagi orang-orang dari kota kecil.

Setelah penjelasan sebelumnya, diketahui bahwa faktor push dan pull adalah faktor utama yang menyebabkan migrasi. Migrasi rata-rata disebabkan oleh situasi ekonomi di daerah asal, yang hanya memiliki sedikit dukungan. Karena itu, migrasi adalah harapan baru untuk meningkatkan kesejahteraan Anda.

Alasan atau Penyebab Migrasi

Alasan mengapa orang melakukan kegiatan migrasi:

  1. Alasan politik / politik

Kondisi politik di daerah yang panas atau bergejolak membuat orang di daerah merasa betah atau tinggal di rumah.

  1. Alasan untuk komunitas sosial

Adat istiadat yang menentukan kebiasaan suatu daerah dapat menyebabkan seseorang harus pindah ke lokasi lain secara paksa atau tidak. Seseorang yang dikecualikan dari perjanjian akan dipaksa untuk melakukan kegiatan migrasi.

  1. Alasan agama atau kepercayaan

Tekanan atau paksaan suatu doktrin agama untuk menunda tempat dapat menyebabkan seseorang bermigrasi.

  1. Alasan ekonomi.

Biasanya orang miskin atau kelas bawah berusaha mencari peruntungan dengan bermigrasi ke kota. Atau bisa juga sebaliknya dari mana orang kaya pergi untuk membangun atau memperluas bisnis.

  1. Alasan lain
Baca Juga:  Pengertian Pranata Sosial

Contohnya seperti alasan pedagogis, alasan tuntutan pekerjaan, alasan keluarga, alasan cinta, dll.

Baca Juga: Pengertian Seni Budaya – Jenis Fungsi dan Contoh nya

Jenis Migrasi

  1. Migrasi sirkuler atau migrasi musiman adalah migrasi yang terjadi ketika seseorang bergerak, tetapi tidak bermaksud untuk menetap di tujuan migrasi.
  2. Migrasi keluar dan kembali adalah orang yang bergerak setiap hari dan meninggalkan tempat tinggalnya untuk pergi ke tempat lain untuk bekerja atau bertindak.

Jenis migrasi lainnya:

  • Evakuasi, yaitu pemukiman kembali karena bencana alam atau masalah keamanan.
  • Weekend, ketika penduduk kota berangkat untuk mencari tempat yang segar dan lapang.
  • Forensen, orang yang tinggal di kota tetapi bekerja di kota dan melakukan perjalanan setiap hari (datang dan pergi).
  • Turisme, yaitu orang yang bepergian ke luar negeri untuk mengunjungi tempat-tempat menarik di wilayah / tujuan.
  • Reuralisasi, yaitu kembalinya urbanisasi ke daerah pedesaan.
  • Repatriasi adalah kembalinya seorang warga negara dari negara asing yang dulu tinggal di negara asalnya.

Dampak Migrasi

Dampak positif dari migrasi di daerah tertinggal

  1. Mengurangi jumlah penduduk dan dengan demikian jumlah pengangguran.
  2. Kesejahteraan keluarga yang lebih besar di kota karena mereka menerima pasokan dari mereka yang pergi, terutama mereka yang hidup dengan baik.
  3. Pekerjaan “seimbang” di desa dengan sisa tenaga kerja, karena banyak orang meninggalkan desa.

Dampak negatif dari migrasi di daerah tertinggal

  1. Membongkar pekerja muda daerah.
  2. Kurangnya stabilitas keamanan yang kuat karena hanya orang lanjut usia yang hidup.
  3. Pengurangan pendorong pembangunan di kota.
  4. Terbatasnya jumlah intelektual di kota karena penduduk desa yang telah berhasil mendapatkan pendidikan tinggi di kota umumnya tidak mau kembali ke desa.

Dampak positif dari migrasi di area yang direncanakan

  1. Jumlah karyawan meningkat.
  2. Integrasi populasi pedesaan menjadi semakin terlihat.
Baca Juga:  Instrumen Penelitian

Dampak negatif pada area yang direncanakan

  1. Populasi padat.
  2. Ada banyak daerah kumuh.
  3. Lalu lintas jalan semakin padat.
  4. Ketenagakerjaan menurun, jadi ada banyak tunawisma, pengangguran, tidak bermoral dan kriminal.
  5. Kehidupan sosial memiliki kesenjangan ekonomi.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan tentang pengertian migrasi diatas semoga dapat berguna dan bermanfaat untuk teman teman sekalian. Terima kasih.