Pengertian Kewarganegaraan dan Macam – Macam Asas Kewarganegaraan

Posted on

Kuliahpendidikan.com – pertemuan kali ini saya akan membahas tenatang asas kewarganegaraan dan macam – macam asas kewarganegaraan berikut dengan penjelsannya.

Pengertian dan macam – macam asas kewarganegaraan

Pengertian Asas Kewarganegaraan

Asas kewarganegaraan adalah landasan teori berpikir untuk menentukan masuk atau
tidaknya seseorang kedalam golongan warga negara di suatu negara tertentu yang ia pilih.

Asas kewarganegaraan selalu digunakan di tiap – tiap  negara di dunia untuk menentukan kewarganegaraan setiap warganya. Walaupun setiap negara memiliki aturan tertentu, asas kewarganegaraan suatu negara tersebut bersifat umum.

Pengertian dan macam – macam asas kewarganegaraan

Macam – Macam Asas Kewarganegaraan

Dibawah ini adalah macam – macam dari asas kewarganegaraan dan penjelasannya:

1.       Asas Ius Sanguinis (Asas Keturunan)

Asas ius sanguinis adalah kewarganegaraan yang ditentukan atas dasar pada keturunan orang tersebut. contohnya, Seseorang dilahirkan di negara Cina, sedangkan orang tuanya berkewarganegaraan negara Thailand, maka ia adalah warga negara Thailand. Jadi asas kewarganegaraan ini adalah anak selalu mengikuti kewarganegaraan orang tuanya tanpa harus mengikuti di mana anak tersebut lahir.

2.      Asas Ius Soli (Asas Kedaerahan)

Asas Ius Soli adalah kewarganegaraan yang ditentukan atas berdasarkan tempat kelahirannya. contohnya, seseorang dilahirkan di negara Cina, sedangkan orang tuanya berkewarganegaraan negara Thailand, maka ia adalah warganegara Cina. Jadi asas  kewarganegaraan ini seseorang tidak dipengaruhi oleh kewarganegaraan orang tuanya, karena yang menjadi kewarganegaraannya adalah tempat kelahirannya tersebut. asas ini tidak berlaku asas ius sanguinis. Faktor keturunan tidah berpengaruh pada kewarganegaraannya.

Baca Juga: Sejarah Perkembangan VOC dan Hak Serta Kewajiban VOC

Status kewarganegaraan Seorang Penduduk

Adanya beda dalam menentukan kewarganegaran di setiap negara,
baik yang dapat  menerapkan asas ius soli maupun menerapkan asas ius sanguinis, bisa menimbulkan dua kemungkinan status kewarganegaraan seorang penduduk yaitu:

  • Apatride
    Apartide adalah seorang penduduk yang sama sekali tidak memiliki contohnya, seorang keturunan warga Yunani yang menganut asas ius soli lahir di negara Italia yang menganut asas ius sanguinis. Maka orang itu tidak menjadi warga negara manapu baik Yunani maupun Italia. Dengan begitu orang tersebut tidak memiliki kewarganegaraan yang ada di negara kelahirannya dan Negara keturunannya.
  • Bipatride
    Bipatride adalah seorang penduduk yang memiliki dua kewarganegaraan sekaligus atau yang sering disebut sebagai kewarganegaraan ganda. contohnya, seseorang keturunan Negara Indonseia yang menganut asas ius sanguinis lahir di Negara Prancis yang menganut asas ius soli. Oleh karena maka ia dianggap sebagai warga negara Indonesia, dan juga ia diakui di negara Prancis berdasarkan tempat lahirnya.

Dalam menetukan status kewarganegaraan, pemerintah di suatu Negara menggunakan dua stelsel, yaitu sebagai berikut:

  1. Stelsel aktif, yaitu seseorang harus melakukan naturalisasi biasa untuk menjadi warga Negara atau  tindakan hukum tertentu.
  2. Stelsel pasif, yaitu seseorang mendapatkan naturalisai istimewa dari suatu Negara tanpa melakukan suatu tindakan hukum.

Berkaitan dengan kedua stelsel tersebut, tiap warga negara dalam suatu
negara memiliki:

  • Hak opsi, yaitu hak dalam mimilih suatu kewarganegaraan (dalam stelsel
    aktif)
  • Hak repudiasi, adalah hak untuk menolak kewarganegaraan dalam suatu negara (stelsel pasif)
Macam-macam Asas KewarganegaraanMacam-macam Asas Kewarganegaraan
Gambar: Asas Kewarganegaraan

Macam-macam Asas Kewarganegaraan di Indonesia

Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia menyatakan bahwa Indonesia dalam penentuan kewarganegaraan menganut beberapa asas – asas sebagai berikut:

  1. Asas ius sanguinis, adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang atas dasar keturunan, bukan dari negara tempat dilahirkan.
  2. Asas ius soli secara terbatas, adalah asas yang menentukan kewarganegaraan atas dasar negara tempat ia lahir, yang diberlakukan terbatas seseuai dengan ketentuan Undang – Undang yang berlaku.
  3. Asas kewarganegraan tunggal, adalah asas yang menentukan suatu kewarganegaraan bagi setiap orang.
  4. Asas kewarganegaraan ganda terbatas, adalah asas yang menentukan atas kewarganegaraan ganda bagi anak – anak sesuai dengan ketentuan undang – undang yang.

Demikian lah penjelasan tentang asas kewarganegaraan dan macam – macam kewarganegaraan. Semoga dapat bermanfaat. Terima kasih.