Inflasi – Pengertian Menurut Ahli, Faktor, dan Proses Terjadinya

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang faktor yang menyebabkan terjadinya, proses terjadinya dan pengertian menurut para ahli yang akan kita bahas seperti yang ada dibawah ini.

Inflasi - Pengertian Menurut Ahli, Faktor Terjadinya Inflasi, dan Proses Terjadinya Inflasi

Faktor Penyebab Terjadinya Inflasi

Inflasi dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain:

1.Inflasi karena meningkatnya permintaan (Demand Pull Inflation)

Inflasi ini bisa terjadi akibat disaat keinginan atau permintaan masyarakat meningkat pada suatu barang atau jasa sedangkan jumlah penawaran tetap tanpa pergerakan.

Maka agar permintaan masyarakat dapat terpenuhi, jumlah penawaran akan tetap tetapi mengakibatkan harganya nilai menjadi naik, jika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama dapat mengakibatkan terjadinya inflasi.

Hal ini juga dapat terjadi dengan beberapa faktor, diantaranya:

  • Meningkatnya belanja pemerintah
  • Meningkatnya permintaan barang untuk diekspor
  • Meningkatnya permintaan barang untuk swasta
  1. Inflasi karena desakan biaya (Cost Push Inflation)

Ini dapat terjadi akibat adanya kenaikan biaya produksi. Meningkatnya biaya produksi ini bisa disebabkan oleh 2 hal, yaitu:

  • Kenaikan harga, kenaikan pada bahan baku menyebabkan harga juga akan naik
  • Kenaikan upah/gaji, contohnya kenaikan gaji PNS dapat mengakibatkan usaha – usaha swasta juga menaikkan harga barang – barang.
  1. Inflasi karena banyaknya uang yang beredar (Quantity Theory Inflation)

Adanya hubungan antara banyaknya jumlah  uang yang beredar dan barang yang tersedia.

Jika jumlah uang yang beredar lebih banyak dua kali lipat maka harga barang pun akan naik menjadi dua kali lipat dan menyebabkan nilai mata uang itu akan turun.

Agar dapat menurun kan resiko  terjadi nya pemerintah harus menjalankan perannya dengan Kebijakan Moneter.

  1. Penyebab Campuran

Maksud dari campuran disini iyalah permintaan dan penawaran.

Saat permintaan akan suatu barang bertambah, mengakibatkan ketersediaan barang menurun dan tidak ada pengganti atau substitusi untuk barang tersebut.

Keadaan yang tidak seimbang ini bisa menyebabkan harga menjadi naik.

Baca Juga: Asuransi – Pengertian, Polis, Premi dan Klaim Asuransi

  1. Inflasi karena Struktural Ekonomi yang Kaku

Penyebab inflasi ini dari struktural ekonomi yang kaku.

Contohnya, saat permintaan naik akibat pertumbuhan penduduk, produsen tidak dapat mencegah kenaikan permintaan, sehingga permintaan sulit untuk dipenuhi.

  1. Inflasi Ekspektasi (Expected Inflation)

Inflasi ini dapat terjadi akibat atas ekspektasi masyarakat yang berpendapat bahwa kondisi ekonomi bisa lebih baik lagi di masa mendatang.

Ekspektasi pada masyarakat mengenai kondisi yang mungkin akan segera membaik juga dapat menyebabkan terjadinya inflasi permintaan atau desakan biaya.

  1. Kekacauan ekonomi dan politik.

Saat sebuah negara mengalami suatu kondisi kekacauan baik dalam bidang ekonomi maupun politik akan mempengaruhi terjadinya inflasi.

Seperti misalnya yang terjadi pada tragedi tahun 1998, Indonesia mengalami inflasi yang cukup tinggi mencapai 70%, yang mana sudah masuk kategori  berat, yang mana idealnya inflasi hanya berkisar 3 – 4% saja.

Proses Terjadinya Inflasi

  1. Proses terjadinya inflasi yang diakibatkan oleh permintaan.

Proses ini bisa terjadi atas adanya perubahan permintaan atau minat masyarakat terhadap suatu barang yang meningkat. Karena meningkat, permintaan meningkat akan tetapi penawaran masih tetap dan dapat berakibat harga barang itu akan menjadi naik

  1. Proses terjadinya inflasi karena kenaikan biaya produksi

Adanya kenaikan biaya produksi yang diakibatkan karena adanya kelangkaan barang – barang  produksi. Sehingga pihak produsen membebankan biaya itu pada harga produk yang mereka produksi, sehingga harga dipasar juga akan meningkat.

  1. Proses terjadinya inflasi yang disebabkan bertambahnya Uang yang beredar (Quantity Theory Inflation)

Adanya hubungan antara jumlah volume uang yang beredar dengan harga – harga barang dan jasa terdapat di pasar.

Apabila Jumlah uang yang beredar dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan ketersediaan barang dan jasa, maka harga barang pun akan meningkat menjadi dua kali lipat lebih mahal.

Proses Terjadinya Inflasi Menurut Ahli

Menurut Arief (1996:234) terdapatbeberapa pendekatan tentang proses terjadinya inflasi,yaitu:

  1. Teori Kuantitas Uang

Proses yang pertama iyalah teori kuantitas uang yang merupakan jumlah uang yang beredar dan harapan masyarakat mengenai kenaikan nilai harga.

Proses dengan teori ini juga bisa ditentukan oleh psikologi masyarakat mengenai kenaikan harga – harga di masa mendatang.

  1. Pendekatan Monetaris

ini bisa terjadi akibat adanya pertumbuhan jumlah volume uang yang beredar lebih banyak yang jauh melebihi pertumbuhan permintaan uang.

Jika jumlah uang yang beredar melebihi permintaan, maka pembelanjaan untuk barang dan jasa juga akan bertambah melebihi kapasitas produksi yang akan mengakibatkan kenaikan harga.

Baca Juga:

  1. Pendekatan Strukturalis

Pendekatan ini bisa mejelaskan yang dapat terjadi pada di Negara – negara berkembang, yaitu:

  • Di Negara negara berkembang elastisitas pendapatannya cukup tinggi atas barang bahan makanan, sehingga ketika terjadi peningkatan pendapatan, permintaan akan bahan makanan juga akan meningkat pula.
  • Terjadinya kemandekan ekspor barang-barang utama dari negara-negara berkembang terutama komoditas primer dan substitusi impor, untuk mendorong substitusi impor, nilai mata uang sengaja ditaruh dibawah nilai tukar sebenarnya.