Pengertian, Istilah, Tujuan, dan Komponen Basis Data

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian, istilah, tujuan dan komponen dalam basis data.

Pengertian Basis Data

Basis data merupakan kumpulan file-file yang memiliki kaitan antara satu file dengan file lain sehingga terbentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu.

Pengertian, Istilah, Tujuan, dan Komponen Basis Data

Istilah-istilah Basis data

Yang termaksud unsur-unsur dari basis data sebagai berikut:

Entititas

Entititas merupakan orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Pada bidang penjualan Entity adalah konsumen, produsen, produk.

Field

Setiap entity mempunyai atribut dan sebutan untuk mewakili suatu entity. Seorang pegawai dapat dilihat dari atributnya misalnya, NIP, Nama_Pegawai, Alamat.

Record

Record ialah kumpulan isi elemen data (atribut) yang saling berhubungan untuk menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap  dan keseluruhan .
Contoh: Kumpulan atribut NIP, Nama, dan alamat berisikan “01001213141516”, Samiun,
Jl. Matraman No 25 Jakarta.

Data Value

Data value adalah data aktual atau infomasi yang disimpan disetiap data elemen. Isi atribut itu disebut nilai data.

Kunci Elemen Data ( Key Data Element )

Tanda pengenal yang secara unik digunakan untuk mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan
entitas.

Contoh:  Entitas Siswa yang mempunyai atribut-atribut NIS, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data NIS.

Komponen-komponen Sistem Basis Data (Database)

Basis data adalah sistem yang terdiri atas kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan dengan Database Management System ( DBMS ) yang memungkinkan beberapa pemakai menggunakan nya untuk mengakses dan manipulasi file-file tersebut (Fathansyah,1999 ).

 

Dalam Sistem Basis data memiliki beberapa komponen yaitu:

Perangkat Keras ( Hardware )

Perangkat keras yang terdapat  disistem basis data adalah memori sekunder hardisk.

Baca Juga: Pengertian dan Struktur Kloroplas serta Fungsi Kloroplas

Sistem Operasi ( Operating System )

Sistem Operasi (Operating System) adalah program yang mengaktifkan atau mengfungsikan suatu sistem computer dan mengendalikan seluruh sumber daya (resource) serta di gunakan untuk operasi-operasi dalam komputer. Sistem Operasi yang lebih sering digunakan seperti: MS Windows NT, MS-DOS, MS-Windows 95, dan Unix.

Basis  data (  Database  )

Setiap basis data (Database) dapat berisi atau mempunyai sejumlah objek basis data seperi file atau table.

Database Management System ( DBMS )

Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang biasa disebut DBMS yang menentukan bagaimana data disimpan dan diubah serta diambil kembali.

Pemakai ( User )

Bagi pemakai dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi sebuah data dalam program yang ditulis dalam bahasa pemograman.

Tujuan dan Manfaat Basis Data

Tujuan utama dalam pengolahan data adalah supaya dapat memperoleh data yang kita cari dengan mudah dan cepat.

Pemanfaatan basis data dilakukan dengan tujuan yaitu:

Kecepatan dan kemudahan (Speed )

Pemanfaatan Database digunakan untuk menyimpan data atau melakukan perubahan (manipulasi) dan menampilkan kembali data dengan cepat dan mudah.

Efisien ruang penyimpanan (Space)

Dengan Database penggunaan ruang penyimpanan data dapat dilakukan penekanan jumlah pengulangan data dengan menerapkan sejumlah pengkodean .

Keakuratan (Acuracy)

Pemanfatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data dan penerapan aturan atau batasan tipe data dapat diterapkan menggunakan Database yang berguna untuk menentukan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan.

Keamanan (Security)

Dalam beberapa sistem ( apilkasi ) pengelolaan database tidak dpat menerapkan aspek keamanan dalam menggunakan database.

Baca Juga: PPH Pasal 4 ayat 2 Penghitungan dan Tarif

Terpeliharanya keselarasan data (Consitant)

Apabila terjadi perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan Data dapat dipakai bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secara batch maupun on-line) pada saat yang bersamaan.

Dapat diterapkan standarisasi (standardization)

Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka standardization dapat menerapkan standarisasi data yang dapat disimpan sehingga memudahkan para pemakaian, pengiriman dan pertukaran data.

Kelemahan Sistem Basis Data

  •  Memerlukan tenaga special
  • Memerlukan tempat yang besar
  •  Kompleks
  •  Mahal

Sistem Basis Data – Konsep Basis Data

  •  Pengertian basis data
  •  Istilah-istilah basis data
  •  Model Basis Data
  •  Komponen sistem basis data
  •  Manfaat DBMS
  • Database Management System (DBMS)
  •  Kelemahan sistem basis data
  •  Contoh basis data
  •  Pengguna basis data
  •  Tujuan dan manfaat basis data

 

Pengguna Basis Data

System Engineer
adalah seorang tenaga ahli yang bertanggung jawab adalam pemasangan Sistem Basis Data

Database Administrator (DBA)

Tenaga ahli yang memiliki tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan, memprediksi kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengaturnya.

Tugas DBA Mengontrol DBMS dan software-software

  • Memonitor siapa yang mengakses basis data
  • Mengatur pemakaian basis data
  • Memeriksa security, integrity, recovery dan concurency

Program Utilitas yang digunakan oleh DBA :

  • Loading Routines merupakan Membangun versi utama dari basis data
  • Statistical Analysis Routines merupakan Membantu memonitor kehandalan system
  • Journaling Routines merupakan Mencatat semua operasi pemakaian basis data
  • Reorganization Routines merupakan  Mengatur / mengorganisasikan kembali basis data
  • Recovery Routines merupakan Menempatkan kembali data, sebelum terjadinya kerusakan

 

End User (Pemakai Akhir)

Beberapa jenis (tipe) pemakai terhadap sistem basis data dapat dibedakan berdasarkan cara berinteraksi terhadap sistem :

Programmer aplikasi

Merupakan seorang Pemakai yang berinteraksi dalam basis data melalui Data Manipulation Language (DML). disertakan (embedded) dalam sebuah program yang ditulis pada bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)

Pemakai Mahir (Casual User)

adalah seorang pemakai yang berinteraksi pada sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan pada suatu DBMS

Pemakai Umum (End User / Naïve User)

adalah seorang pemakai yang berinteraksi pada sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah ditulis (disediakan) sebelumnya

Pemakai Khusus (Specialized/Sophisticated User)

Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional tetapi untuk keperluan khusus seperti aplikasi AI, Pengolahan Citra, Sistem Pakar,dll, yang bisa saja mengakses basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.

Contoh penggunaan Aplikasi basis data dalam dunia bisnis
Bank : Pengelolaan data nasabah dan semua transaksi perbankan serta akunting
Bandara : Pengelolaan data reservasi, penjadualan
Universitas : Pengelolaan pendaftaran, alumni
Penjualan : Pengelolaan data customer, produk, penjualan

Demikian lah penjelasan tentang pengertian, istilah, tujuan dan komponen dalam basis data. semoga dapat bermanfaat untuk teman teman. terima kasih.