Pengertian Asosiatif – Karakteristik, Jenis Bentuk dan Syarat Terjadinya

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian Asosiatif Menurut Ahli, Karakteristik dan Konsep, Syarat, dan jenis nya yang akan kita bahas seperti yang ada di bawah ini.

Definisi proses sosial asosiatif

Menurut sosiolog, ada dua jenis proses sosial yang terjadi sebagai akibat dari interaksi sosial dalam kehidupan sosial yang umumnya mengarah pada dua jenis proses social antara lain

  1. proses sosial asosiatif
  2. proses sosial disosiatif.

Pengertian Asosiatif adalah hubungan positif yang terjadi di masyarakat. Proses ini terdapat beberapa unsure antara lain dari membangun dan mempererat atau mengkonsolidasikan hubungan individualitas yang terjalin antara kelompok – kelompok masyarakat agar menjadi lebih dekat dengan persatuan.

pengertian asosiatif

Pengertian Menurut Ahli

  • Menurut Mark L. Knap, memahami interaksi sosial adalah proses sosial penting yang memiliki dua bentuk utama, jarak dan kedekatan.
  • Proses interaksi sosial menurut Herbert Blumer adalah ketika orang memengaruhi sesuatu berdasarkan makna yang dimiliki sesuatu bagi manusia.
  • Alvin dan Helen Gouldner menjelaskan “interaksi sebagai aksi dan reaksi di antara orang-orang,” sementara Koentjaraningrat menjelaskan “interaksi terjadi ketika seseorang bertindak dengan cara yang membangkitkan respons dari individu atau individu lain.”
  • “Interaksi sosial merupakan suatau hubungan antara orang atau kelompok yang menciptakan proses atas pengaruh hubungan yang langgeng dan pada akhirnya dapat memungkinkan pembentukan struktur sosial.” (Murdiyatmoko dan Handayani, 2004)
  • Menurut Maryati dan Suryawati (2003) berpendapat bahwa “interaksi sosial merupakan kontak atau hubungan atau inter-stimulasi dan reaksi antara individu, antara kelompok atau antara individu dan kelompok”.

Karakteristik dan konsep interaksi sosial

Karakteristik interaksi sosial.

Menurut Tim Sosiologi (2002), ada empat karakteristik interaksi sosial:

  1. Jumlah pelaku lebih dari satu orang.
  2. Munculnya komunikasi antar aktor melalui kontak sosial.
  3. Memiliki maksud atau tujuan yang jelas
  4. Diterapkan oleh pola spesifik dari sistem social

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Kontak sosial

Hubungan antara satu pihak dan pihak lain adalah awal dari interaksi sosial, dan masing-masing pihak saling merespons, meskipun tidak perlu melakukan kontak fisik.

Menurut Soekanto (2000), kontak sosial benar-benar tersentuh. Kontak sosial fisik terjadi hanya ketika ada hubungan fisik, karena gejala sosial bukan hanya hubungan fisik, karena hubungan sosial tidak dapat dicapai hanya dengan menyentuh seseorang, tetapi dapat berhubungan dengan orang lain tanpa menyentuh mereka, misalnya, kontak sosial terjadi ketika seseorang berbicara kepada orang lain, dan bahkan kontak sosial dapat dibuat menggunakan teknologi seperti telepon, radio, surat, televisi, internet, dll.

Kontak sosial dapat terjadi dalam lima cara:

  • Dalam bentuk proses sosialisasi yang terjadi di antara individu. Proses sosialisasi ini memungkinkan seseorang untuk mempelajari norma-norma yang terjadi di komunitasnya. Berger dan Lukman (2000) melakukan proses ini melalui proses objektifikasi, yaitu interaksi sosial yang terjadi di dunia intersubjektif yang dilembagakan atau mengalami proses pelembagaan.
  • Antara individu per orang dan kelompok komunitas atau sebaliknya.
  • Antara kelompok masyarakat dan kelompok masyarakat lainnya dalam suatu komunitas.
  • Antara individu dan komunitas global di dunia internasional.
  • Antara individu, kelompok, komunitas, dan dunia global di mana kontak sosial terjadi secara bersamaan.

Komunikasi

Sosiologi menggambarkan komunikasi sebagai proses pemahaman yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh informasi, sikap dan perilaku dari orang lain dalam bentuk pengetahuan, bahasa, gerakan atau sikap, perilaku dan perasaan sehingga seseorang merespons informasi, sikap dan dasar perilaku dalam pengalaman yang ia miliki. telah dibuat. Fenomena komunikasi dipengaruhi oleh sarana yang digunakan, sehingga sarana yang kadang digunakan juga mempengaruhi isi informasi dan interpretasi.

Macam – Macam Proses Sosial

Menurut pendapat Gillin dan Gillin mengatakan bahwa proses sosial merupakan suatu bentuk yang saling berhubungan yang menjadi terlihat ketika orang dan kelompok manusia bertemu dan menentukan sistem dan bentuk hubungan atau apa yang akan terjadi ketika perubahan terjadi. Menyebabkan bentuk kehidupan yang tidak stabil yang sudah ada.

Jenis dan Bentuk Interaksi Sosial

Interaksi sosial dapat positif atau negatif. Interaksi sosial yang positif juga disebut interaksi sosial asosiatif. Interaksi sosial negatif juga disebut interaksi sosial disosiatif. Interaksi sosial disosiatif menyebabkan “perpecahan” karena interaksi antara individu atau kelompok yang terlibat di dalamnya menyebabkan perpecahan. Karena itu, ada dua bentuk interaksi sosial, yaitu interaksi sosial asosiatif dan interaksi sosial disosiatif.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan pengertian asosiatif diatas semoga dapat berguna dan bermanfaat untuk teman teman sekalian. Terima Kasih.