Tenaga Kerja – Jenis Tenaga Kerja dan Masalahnya

Posted on

kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Jenis – jenis Tenaga kerja dan Masalahnya yang akan kita bahas seperi yang ada di bawah ini.

Jenis – Jenis Tenaga Kerja

Salah satu komponen penggerak ekonomi yang paling berpengaruh pada suatu negara adalah tenaga kerja. Tenaga kerja ini adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam proses produksi suatu barang/jasa untuk menggerakkan perekonomian. Akan Tetapi tidak semua pekerja itu sama ya, dan mereka juga mempunyai masalah pekerjaan nya masing – masing.

Tenaga kerja terdiri dari penduduk yang berada dalam usia kerja, rentang usia kerja adalah 18 sampai 64 tahun. dapat dibedakan menjadi beberapa jenis nih. Kita dapat melihatnya melalui 2 aspek utama, yaitu aspek kemampuan dan kualitasnya, atau berdasarkan status pekerjanya.

Tenaga kerja dapat kita kelompokkan berdasarkan dari kemampuan dan kualitas pekerja, antara lain sebagai berikut:

  1. Tenaga Kerja Terdidik.

Selain dokter masih banyak pekerjaan yang juga memerlukan pendidikan formal

pekerjaan ini memperoleh kemampuannya dalam suatu bidang dengan cara menempuh pendidikan formal. Contoh: Dokter, Arsitek.

jenis tenaga kerja

  1. Tenaga Kerja Terampil.

Supir bus dan juga supir truk merupakan 2 pekerjaan yang membutuhkan keterampilan dalam mengendari kendaraan

Pekerjaan  ini adalah pekerja yang membutuhkan keahlian di bidang tertentu dengan melalui pelatihan atau pengalaman kerja. Contoh: Sopir Bus, Musisi

jenis tenaga kerja

  1. Tenaga Kerja Tidak Terampil & Tidak Terdidik

Pekerja tidak terdidik dan tidak terampil ( Pekerja Kasar) mereka juga sangat berjasa dalam pembenguan.

jenis pekerjaan ini, tidak terdidik dan tidak terampil adalah contoh pekerjaan yang hanya mengandalkan tenaga saja tanpa ada nya kelebihan laian nya. Contoh: Kuli bangunan.

jenis tenaga kerja

Berdasarkan status pekerjaanya, pekerjaan ini dapat di kelompokan menjadi 3 kelompok antara lain sebagai beriku:

  • Pekerja Lepas, umumnya yg biasa kita dengar di sebut juga dengan freelance adalah orang yang bekerja sendiri dan tidak berkomitmen pada suatu perusahaan tertentu.
  • Pekerja Kontrak, seorang yang dipekerjakan oleh satu perusahaan dengan jangka waktu tertentu yang telah disepakati dalam perjanjian tertulis.
  • Pekerja Tetap, seorang yang dipekerjakan oleh satu perusahaan untuk jangka waktu tidak tertentu.

Masalah Tenaga Kerja

Dari semua jenis dan tipe – tipe pekerjaan, ketenagakerjaan di Indonesia ini tidak luput dari suatu masalah. Nah dibawah ini merupakan  masalah yang jamak terjadi di Indonesia terkait ketenagakerjaan antara lain sebagai berikut:

Baca Juga: Administrasi Perkantoran – Pengertian, Ruang lingkup, Tujuan, fungsi

  1. Rendahnya Kualitas Tenaga Kerja

Infrastruktur dan pengajar yang baik adalah kunci memajukan pendidikan, bukan seperti foto di atas

Pendidikan/pelatihan yang baik akan menghasilkan pekerja yang baik, Indonesia belum memiliki itu semua, karena itu masih banyak tenaga kerja di Indonesia yang belum mampu menciptakan hasil produksi yang baik;

  1. Jumlah Pengaguran yang Tidak Sebanding dengan Lapangan Kerja

Job fair kerap diadakan untuk menarik para pencari lapangan pekerjaan

Meningkatnya angkatan kerja tidak diimbangi oleh banyaknya lapangan kerja yang tersedia, menyebabkan beban tersendiri bagi sistem perekonomian. Angkatan kerja yang tidak tertampung akhirnya berakhir menjadi pengangguran;

  1. Persebaran Kerja yang Tidak Merata

Jakarta dan pulau jawa masih menjadi fokus pembangunan

Hampir semua penduduk Indonesia masih berpikiran “Jawa Sentris” maka pembangunan dan pekerjaan terfokus di pulau Jawa. Hal ini menyebabkan tidak meratanya pembangunan dan belum maksimalnya pengembangan sumberdaya di daerah lain.

  1. Pengangguran

Krisis ekonomi yang terjadi dan kurangnya lapangan pekerjaan dapat membuat perusahaan tidak mempunyai pilihan selain memutuskan hubungan tenaga kerjanya atau merumahkan sebagian tenaga kerjanya. Dan dengan Fenomena kurang nya lapangan kerja yang tidak sebanding jengan jumlah pengangguran banyak warga yang menganggur dan mengurangi potensi ekonomi.

Baca Juga:

Demikian lah penjelasan diatas semoga dapat bermanfaat dan berguna untuk teman teman sekalian. Terima Kasih