Genosida – Pengertian, Bentuk, dan Contoh Kasusnya

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian genosida menurut ahli, genosida Armenia, bentuk dan juga contohnya yang akan kita bahas seperti yang ada dibawah ini.

Pengertian Genosida

Genosida merupakan suatu tindakan atau perilaku suatu kelompok atau komunitas tertentu untuk menghancurkan, membakar, bahkan menghilangkan sebagian besar kelompok etnis, ras, nasional, atau bahkan agaman.

Genosida - Pengertian, Bentuk, dan Contoh Kasusnya

Pengertian Genosida Menurut Ahli

Tidak banyak yang menyarankan genosida. Beberapa definisi genosida menurut para ahli, antar  lain sebagai berikut:

Adnan Buyung Nasution

adalah tindakan kriminal yang dilakukan dengan menyebabkan cacat fisik, mental, fisik, membunuh dan bahkan mencegah kelahiran, dan sebagainya. dalam kelompok atau komunitas tertentu.

Raphael Lemkin

Menurutnya, definisi genosida adalah kejahatan yang mencakup spektrum yang sangat luas. Itu tidak hanya membunuh, itu juga menekan kelahiran, memaksakan pemisahan keluarga untuk mengurangi populasi, dll.

Statuta dan Hukum Romawi No. 26 tahun 2000

Genosida adalah perilaku yang bertujuan menghancurkan seluruh kelompok bawah yang bukan anggota kelompok atas melalui tindakan sadis atau sangat kejam.

Dapat disimpulkan dari beberapa definisi genosida sebelumnya bahwa genosida adalah kejahatan atau pelanggaran berat hak asasi manusia, kejam karena pembantaian kelompok orang, ras, kelompok etnis, agama dan lain-lain, tanpa memandang kemanusiaan. Ia sering ditafsirkan sebagai kombinasi kejahatan.

Genosida Armenia

Genosida Armenia juga disebut sebagai pembantaian bangsa Armenia. Menurut orang-orang Armenia, kejahatan besar itu adalah pemusnahan Ottoman secara sistematis terhadap minoritas Armenia di tanah air mereka di Republik Turki hari ini. Peristiwa ini terjadi selama dan setelah Perang Dunia Pertama dan terjadi dalam dua fase: pembantaian populasi pria dewasa oleh para korban dan kerja paksa dan deportasi wanita, anak-anak, orang tua dan orang sakit dalam sebuah perjalanan Mematikan untuk gurun Suriah . Total kematian akibat insiden ini diperkirakan 1 hingga 1,5 juta. Kelompok etnis dan Kristen pribumi lainnya seperti Asyur, Yunani, dan kelompok minoritas lainnya juga telah dibantai oleh pemerintah Ottoman, dan perlakuan terhadap kelompok-kelompok ini oleh banyak sejarawan dianggap sebagai bagian dari kebijakan genosida yang sama.

Turki sejauh ini membantah keberadaan pembantaian. Tetapi mereka mengakui bahwa memang ada kematian massal yang disebabkan oleh perang dan masalah terkait seperti wabah dan kelaparan. Namun, ini tidak terjadi secara sistematis.

Bentuk genosida

Terdapat Bentuk – bentuk antara lain sebagai berikut:

Pembantaian

dalam bentuk pembunuhan, misalnya, upaya Hitler untuk mengembalikan kemenangan ras Arya, menyebabkan dia membunuh jutaan atau bahkan milyaran nyawa.

Sterilisasi Paksa

Sterilisasi paksa adalah prosedur bedah di mana seorang wanita tidak dapat mereproduksi atau hamil untuk menekan populasi yang lebih rendah.

Pemusnahan

Selain itu, bentuk genosida ini dilakukan dengan memusnahkan kelompok atau komunitas tertentu di akarnya atau pusatnya tanpa melepaskan salah satu dari mereka.

Perampasan Kebebasan Fisik

Kerusakan kebebasan fisik ini memanifestasikan dirinya dalam kenyataan bahwa orang-orang dengan disabilitas dan penyakit dipertimbangkan, bahwa mereka tidak diizinkan untuk hidup dan bahwa tubuh mereka pada saat ini berfungsi sebagai studi anatomi tubuh yang sedang berlaku.

Selain bentuk-bentuk genosida sebelumnya, ada bentuk-bentuk genosida lain seperti perbudakan, penyiksaan, penghilangan, kejahatan apartheid, relokasi paksa, dll.

Contoh genosida

  1. Pembantaian orang Yahudi terhadap orang Kanaan pada milenium pertama SM.
  2. Pembantaian Julius Caesar dari Helvetia pada abad pertama SM. C.
  3. Pembantaian suku Anglo-Saxon dan Irlandia suku Celtic sejak abad ke-7.
  4. Pembantaian penjajah India Eropa di Amerika sejak 1492.
  5. Pembantaian yang dilakukan oleh Inggris sejak 1788 melawan penduduk asli.
  6. Pembantaian beberapa kelompok Turki melawan Armenia pada akhir Perang Dunia Pertama.
  7. Pembantaian Sosialis Nasional Jerman melawan Yahudi, Gipsi (Roma dan Sinti) dan Slavia selama Perang Dunia Kedua.
  8. Pembantaian suku-suku Ceko, Soviet dan Polandia melawan suku-suku Jerman di Eropa Timur pada akhir Perang Dunia II, di timur perbatasan antara Oder dan Neisse.
  9. Pembantaian yang dilakukan oleh rezim Khmer Merah kepada lebih dari dua juta orang pada akhir 1970-an
  10. Pembantaian rezim Irak oleh Saddam Hussein melawan Kurdi pada 1980-an
  11. Diktator Guatemala Efraín Ríos membunuh dari tahun 1983 hingga 1983, 75.000 orang Indian Maya.
  12. Pembantaian Serbia atas orang-orang Kroasia dan Bosnia di Yugoslavia antara tahun 1991 dan 1996. Salah satunya adalah pembantaian Srebrenica, kasus pertama di Erpoa yang dinyatakan genosida melalui keputusan pengadilan.
  13. Pembantaian milisi Janjaweed di Sudan pada 2004 terhadap orang kulit hitam di Dafur.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan diatas semoga dapat bergunadan bermanfaat untuk teman teman sekalian. Terima kasih.