Disintegrasi – Pengertian, Bentuk, Faktor dan Penyebab Terjadinya

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Pengertian disintegrasi, Bentuk, Faktor dan penyebab terjadinya yang akan kita bahas seperti yang ada di bawah ini.

Pengertian Disintegrasi

Disintegrasi adalah salah satu fenomena sosial yang paling ditakuti dalam kehidupan manusia. Fenomena peluruhan itu sendiri akan menyebabkan kegemparan ke arah pembusukan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan. Untuk penjelasan lebih lanjut, artikel ini menjelaskan arti, bentuk, faktor, dan contoh resolusi.

Disintegrasi adalah situasi di mana tidak ada persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sosial. Situasi ini akan mengancam perpecahan yang mengarah pada penghancuran tatanan sosial.

Menurut para ahli, salah satunya diungkapkan oleh Soekanto Soekamto, adalah suatu kondisi yang ada di masyarakat dalam hal regulasi, berdasarkan pada pemudaran norma dan nilai yang ada.

Disintegrasi - Pengertian, Bentuk, Faktor dan Penyebab Terjadinya

Faktor-faktor yang mendasari terjadinyabisa disebabkan oleh perubahan masyarakat serta lembaga sosial, yang menyebabkan perubahan karena sikap dan kepemimpinan kehidupan manusia, yang berevolusi berulang kali dari waktu ke waktu.

Dari pembahasan di atas, jelaslah bahwa makna disintegrasi adalah bentuk perilaku setiap individu atau masyarakat yang hidup dalam keadaan tidak teratur. Penyebabnya mungkin adalah adanya perubahan sosial yang terus terjadi di setiap sisi kehidupan.

Bentuk Disintegrasi

Berbagai macam Disintegrasi diklasifikasikan antara lain;

Disintegrasi sosial

Yang dimaksud peluruhan sosial adalah tidak adanya fungsi dan norma yang berfungsi. Situasi ini dapat disebabkan oleh keberadaan orang yang kurang puas dengan kondisi mereka, sehingga ia ingin melakukan perubahan mendasar.

Disintegrasi bangsa

Adalah pembagian kehidupan dalam masyarakat yang disebabkan oleh pengaruh negara lain.  ini juga dapat disebabkan oleh pengaruh negaranya sendiri, seperti penerimaan perbedaan, sehingga tidak ada toleransi yang muncul.

Disintegrasi keluarga

Keluarga dapat didefinisikan sebagai disorganisasi keluarga yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman di antara anggota keluarga. Fakta ini dapat dilihat dalam berbagai kasus seperti perceraian, pemisahan tempat tidur dan sebagainya.

Faktor disintegrasi

Masalah yang menyebabkan terjadinya, antara lain:

Konflik

Konflik menjadi faktor di balik seseorang melakukan disintegrasi. Pemahaman tentang konflik ini sendiri adalah suatu kondisi ketidakpuasan publik dengan situasi yang ada. Ini adalah persetujuan saya sekarang bahwa mereka pada akhirnya tidak bersatu.

Peperangan

Faktor-faktor yang mendasari terjadi nya adalah perang, baik perang antar suku, kelompok etnis atau perbedaan budaya. Perang ini dapat memiliki dampak yang sangat besar, seperti material dan immaterial.

Pertikaian

Perselisihan sering menjadi dasar bagi sekelompok orang untuk berpisah. Keadaan komunitas ini adalah dasar mengapa orang-orang yang bertengkar cenderung mengalami disintegrasi.

Kesenjangan Sosial

Bentuk kesenjangan sosial adalah salah satu alasan mengapa orang terpecah. Ini karena awalnya karena dibedakan dari komunitas kaya dan miskin. Masalah pekerjaan di Indonesia pada akhirnya terkait dengan banyak kepentingan yang mengutamakan orang kaya dan orang miskin.

Penyebab Disintegrasi Sosial

  • Tidak ada persepsi atau persamaan pandangan anggota masyarakat mengenai standar yang awalnya didukung oleh anggota masyarakat.
  • Standar komunitas tidak berfungsi dengan baik sebagai alat untuk mencapai target Komunitas.
  • Munculnya konflik norma dalam masyarakat yang membingungkan anggota masyarakat itu sendiri.
  • Tidak ada sanksi yang sesuai untuk pelanggaran.
  • Tindakan di Komunitas tidak lagi mematuhi standar Komunitas.
  • Interaksi sosial yang terjadi ditandai dengan proses disosiatif.

Bentuk Disintegrasi Sosial

  1. Gejolak regional
  2. Demonstrasi
  3. Kejahatan
  4. Kenakalan remaja

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan diatas semoga dapat bermanfaat dan berguna untuk teman – teman sekalian. Terima Kasih.