Arti Amin, Aamiin, Aamin dan Amiin

Posted on

Kuliahpendidikan.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Arti Amin, Aamin, Aamiin, Amiin Lafads Alquran beserta penjelasan nya yang akan kita bahas dan kita jelasnkan seperti yang ada di bawah ini.

Amin, Aamin, Aamiin, Amiin

Dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika kita berdoa di gereja, kita sering mendengar seseorang membaca ketika mereka mengucapkan kata yang berbeda, berbeda atau lafadz آمآين (aamiin). Beberapa hanya mengatakan, Amin, ada juga Amin, ada juga Amin dan akhirnya Amin. Di mana ucapan yang benar? Segalanya benar

Untuk menemukan apa yang benar atau benar. Karena masalah di atas hanya dalam pelafalan, tetapi masih bisa ditoleransi dalam artinya, sehingga istilah yang digunakan tepat dan tidak akurat.

arti amin

Untuk mengetahui apa yang benar untuk pengucapan lafazd آمآين, kita perlu mengetahui arti masing-masing. Berikut ini adalah arti dari masing-masing Lafadz Aamiin sebagai berikut:

Dalam bahasa Arab, ad  4 perbedaan Arti amin dalam Lafadz, yaitu:

  1. Amin (أ من) memiliki arti: aman, tentram .
  2. Aamin (آ من) berarti meminta perlindungan Keamanan
  3. Amiin (أ مين) berarti: jujur Terpercaya
  4. Aamiin (آمآين) berarti: Ya Allah Kabulkan doaku.

Dari informasi di atas, kita dapat melihat bahwa Lafadz yang benar adalah Lafadz, yaitu آمآين (aamiin) karena artinya adalah ya. Allah mengabulkan doaku. Cara mengucapkannya ditulis dengan huruf aa, yang identik dengan huruf مين miin.

Penggunaan Lafadz atau مآي z ن atau  العالمين آمآين يا رب

Lafadz آمين atau آمين يا رب العالمين umumnya digunakan ketika kita telah membaca Sura al Fatehah atau saat kita berdoa ketika kita selesai berdoa. Karena [penggunaan Lafadz memiliki kebajikan dan kebajikan tersendiri. Untuk alasan ini, direkomendasikan bahwa ketika kita menyelesaikan Surah Fatihah dan ketika kita berdoa untuk menggunakan af مين lafadz ini baik dalam doa dan di luar doa.

Berikut ini adalah beberapa keutamaan dan keutamaan berbicara Lafadz آمآين baik dalam doa maupun di luar doa.

Keutamaan Lafadz آمآين (Ta’min)

Lafadz ta’min adalah Lafadz, yang berarti bahwa seseorang meminta doa atau doa, apakah dia berdoa sendirian atau bersama, bahkan jika dia hanya mendengar doa orang lain.

Namun, ta’min Lafadz ini bukan hanya doa atau permintaan, tetapi juga memiliki keutamaan tersendiri. Keutamaannya adalah:

Baca Juga: Arti Al Muhaimin

  1. Jawab penyebab doa untuk malaikat. Ini sesuai dengan informasi dalam hadits, yaitu:

إِذَا أَمَّنَ الإِمَامُ فَأَمِّنُوا فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Yang artinya : “Apabila imam mengucapkan aamiin, maka ucapkanlah aamiin, sebab siapa yang ucapan aamiinnya bersamaan dengan ucapan aamiinnya para malaikat akan diampuni dosa – dosanya yang telah lalu.”

  1. Jadilah penyebab doa dijawab. Ini sesuai dengan hadits berikut:

Rassulullah Saw. mengatakan:

إِذَا صَلَّيْتُمْ فَأَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ ثُمَّ لْيَؤُمَّكُمْ أَحَدُكُمْ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَإِذَا قَالَ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ فَقُولُوا آمِينَ. يُجِبْكُمُ اللَّهُ

Yang artinya : “Apabila kalian mengerjakan shalat maka luruskanlah shaf (barisan) kalian kemudian hendaknya salah seorang diantara kalian menjadi imam. Apabila imam bertakbir maka kalian bertakbir dan bila imam mengucapkan “GHAIRIL MAGHDHÛB BI’ALAIHIM WALAADH-DHÂLÎN” maka ucapkanlah: aamiin, niscaya Allah akan mengabulkannya.”

  1. Orang-orang Yahudi iri dengan Ta’min kaum Muslim.

Ini konsisten dengan Hadits Rassulullah SAW, yang mengatakan:

(إن اليهود قوم حسد و إنهم لا يحسدوننا على شيء كما يحسدوننا على السلام و على (آمين

Yaitu, “sebenarnya, orang-orang Yahudi adalah orang-orang yang penuh dengan Hasad, dan mereka tidak memiliki kehendak terhadap kita untuk apa pun yang melebihi keinginan mereka dalam salam dan pidato.”

Bentuk bahasa Shighat atau Ta’min (آمآين)

Dalam bentuk ekspresi, lafadz آمآين memiliki beberapa bentuk dan beberapa diizinkan dan beberapa dilarang, bahkan jika kalimat itu seharusnya dibatalkan. Ini adalah bentuk perkataan Lafadz Ta’min:

  1. Lafazd menerima penerimaan penggunaannya dan sesuai dengan Sunnah

yaitu, lafad dengan tulisan آمآين (aamiin) yang berarti “semoga Allah mengabulkan doaku.” Dan lafadz آمآين (amin).

  1. Lafadz, yang dianggap Lafadz diizinkan

artinya lafadz amin (آمآي) ن) dengan perluasan hamza atau tanpa iringan imalah (amin).

Baca Juga: Arti Barakallah

  1. Lafazh diperselisihkan tentang kemampuannya dan dapat membatalkan hukuman.

yaitu, lafadz, yang berisi taydid, yaitu: Aammin (آمآين), di mana suara hamzah panjang, disertai dengan tasydid, pada huruf min

  1. Lafazh disetujuia atau tidak bisa dilarang

Meskipun disetujui untuk melarangnya, dapat diperdebatkan apakah hukuman tersebut harus dibatalkan atau tidak. Yakni, Lafadz dalam bentuk Ammin (أمأين), dengan tidak memperluas suara Hamza, ditemani oleh Tasydiid dalam surat Mim.

  1. Lafazh setuju untuk membatalkan hukuman.

Yaitu, lafadz ta’min, misalnya: aammin (آمآن) memperluas hamzah, kemudian tasydid dalam surat mim dan menghapus huruf ya ‘dan ammin (أمن), tanpa membaca hamzah, kemudian tasydid dalam surat mim y menghapus surat-surat Ya ‘dan Amin (أمن) dieksekusi tanpa ekstensi huruf Hamzah, tanpa tasydid dalam huruf Mim dan hapus huruf Ja’.

Kalimat آمآين يا رب العالمين

Kalimat آمآين يا رب العالمين adalah kalimat yang digunakan sebagai permintaan untuk menjawab kalimat. Dalam kalimat pengucapan lafadz, آمآين sudah cukup setelah membaca sura fatehah dan tidak perlu dilengkapi dengan kalimat يا رب العالمين. Tapi kita sholat dulu atau sebagai sholat terakhir kita harus mengucapkan ta’min dengan tambahan

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan tentang Arti Amin diatas dapat berguna dan bermanfaat untuk teman teman sekalian. Terima Kasih.